=Panjat Tebing=
Monday, April 18th, 2005Panjat tebing mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 1976, ketik a sekelompok mahasiswa ITB mulai merambah gugusan tebi ng di seputar Citatah, Bandung. Olah raga i ni mendapat tempat dan menjadi alternatif petualangan baru bagi kaum muda terutama yang tergabung dalam kelompok pencinta alam dan pendaki gunung.
Dewasa ini panjat tebing telah menjadi salah satu olah raga yang dipertandingkan, baik ditingkat Nasional maupun tingkat Internasional. Di Indonesia bentuk kegiatan ini telah mempunyai badan yaitu Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Pada kegiatan Panjat Tebing dikenal dua jenis, yaitu Panjat tebing sebagai suatu petualangan yang biasa di lakukan di tebing-tebing alami (natural wall). Para pelaku kegiatan i ni menjunjung tinggi nilai petualangan seperti penunutun jalur pertama (first ascent),atau pembuatan jalur /lintasan beru sedangkan yang kedua yaitu panjat tebing sebagai olah raga.
Medianya bisa di tebing alam ataupun bisa juga di tebing buatan. Pada kegiatan ini tentu saja pelakunya akan menjunjung tinggi kaidah olahraga yaitu Tertinggi-Terkuat-Tercepat.
Melihat sifat/karakter panjat tebing ternyata kegiatan ini mempunyai sifat, yaitu melawan gaya gravitasi bumi (fight gravity). Dengan demikian kejadian ?jatuh? merupakan hal yang biasa dan bisa terjadi di setiap langkah. Jika terjadi seorang pemanjat jatuh maka akan melayang terhempas dari permukaan tebing , kira-kiraakan tertahan oleh pengaman atau tidak(jika tertahan apa kah pemasangan pengaman sudah benar atau belum ) jika semua prosedur pemanjatan sudah benar dilakukan, tentu saja resiko buruk akibat jatuh bisa di perkecil.
Sebagai lan gkah pengamanan untuk keselamatan pemanjatan harus adanya suatu perlatan yang terjamin da n layak pakai. Untuk itu ada suatu lembaga Internasional yang mengurusi yaitu UIA (Union International Association Alpinisma), yang berkedudukan di switzerlan dan berdiri sejak tahun 1932. UIA ( Membawahi komisi).Salah satunya adalah komisi keselamatan (Safety Commission). Sampai sekarang lembaga ini mempunyai 7 anggota dari 50 negara ternasuk Indonesia (FPTI). Jadi alat yang terjamin dan layak pakai mempunyai rekomdasi dari UIAA.
Disamping faktor pengaman dengan alat yang direkomendasikan UIAA juga masih harus ada faktor lain seperti, Pemeliharaan alat Pengalaman Prosedur pemanjatan dan lain-lain. Jadi seorang pemanjat juga harus mempunyai pengetahuan tentang masa pakai alat frekwensi pemakaiannya, prestasi alat karakteristik dan cara kerja alat, Jadi kecelakaan pemanjatan bukan hanya di sebabkan oleh alat, tapi lebih banyak terjadi karena kesalahan pemakai.
Adapun alat yang di gunakan untuk sport climbing medianya yaitu climbing wall (papan panjat) yang telah di beri suatu akat untuk pegangan , disebut point dan juga pada climbing wall terdapat hangger yang berfungsi untuk memasang runner. Sedangkan untuk alat pendukung pemanjatan di gunakan antara lain:
* Tambang (carmantel) jenis yang digunakan dinamis yang mempunyai daya lentur dan minimal
diameter 1mm berstandar UIAA.
* Harnet (sabuk pengaman) digunakan untuk mengikat tambang ketubuh pemanjat dan bilayer.
* Runner terdiri dari 2 buah karabinet dan herolos berfungsi menggantungkan tambang pada
climbing wall.
* Couch bouch (kantung magnesium) digunakan untuk memberi bubuk magnesium ke tangan
pemanjat berfungsi agar tangan pemanjat tidak berkeringat dan licin.
* Figur Eigh grige digunakan untuk pembilai yaitu seorang yang melakukan pengamanan kepada
pemanjat dan untuk menurunkan pemanjat dari atas.
* Sepatu panjat dalam pemanjatan juga di gunakan sepatu yang didesain khusus untuk itu,
karena dibutuhkan suatu daya cengkram dari sepatu itu.
* Pakaian seperti itu pada olahraga lainnya pemanjat juga menggunakan pakaian olah raga
pada umumnya.
Untuk melakukan pemanjatan tersebut harus mempunyai rekan untuk melakukan pe ngamanan pemanjatan yang biasa di sebut bilayer . Tugas dari seorang bilayer harus menjaga kea manan seorang pemanjat dan menjaga dari bawah sebagai penahan tali untuk pemanjatan dan menurunkan pemanjat. Disamping itu ada istilah dalam pemanjatan yang diucapkan oleh seorang pemanjat kepada bilayer:
"Slang " Seorang pemanjat meminta agar bilayer mengulurkan atau mengendurkan tali.
"Ful" Seorang pemanjat meminta agar bilayer mengencangkan atau menarik tali.
"Bilai On" Seorang pemanjat menginstruksikan bilayer agar siap.
Ok, itu cuma sedikit tentang panjat dinding. thx for your attention.





