=Sebuah Kisah=
Ketika jantung membeku
Sebutir bintang memancarkan sinar
Mengalirkan panas
Mencairkan hati yang sekian lama beku
Menghidupkan jiwa yang sekian lama mati
Nyala bintang semakin terang
Pintu hati tlah dibuka
Ajak bintang menari di angkasa
Awan langitpun terusir
Kilau hati dan bintang kian mempesona
Tibalah kini di ujung pagi
Bintangpun harus pergi
Meninggalkan hati
Haruskah hati mati dan membeku lagi
Hanya senyuman yang bisa ku lukiskan
Untuk menyapa hari - hariku
Hanya itu, hanya itu yang bisa kuberikan
Tapi tidak kujual senyumku
Sebenarnya apa yang telah ku rasakan saat ini
Kejam dan tajamnya perasaan ini
Hingga tak bisa ku rasakan lagi pedihnya
Hanya bisa kurasakan dan membisu
Gulana jiwa yang terlunta
Mati, Diam dan Membisu….
June 10th, 2005 at 7:41 am
sulit memang mengambarkan sebuah rasa yang namanya cinta.
Terkadang cinta sangatlah indah bila dia datang sebagai sebuah bintang kecil yang mengetuk hati tuk menyinari hati kita yang sudah sakit karena cinta.
namun apakah kita perlu tempuruk dan mati oleh cinta?
cinta hanya bagian kehidupan yang tidak mungkin kita hindari.
kita tak perlu mati dan tempuruk hanya karena hanya sebuah kata cinta