Archive for October, 2005

SoreKu Masih Jingga

Thursday, October 20th, 2005

The_prelude

Tentu kau masih ingat tiga tahun yang lalu ketika sore itu kau tinggalkan aku disudut Mimpi, dan langit pun berwarna jingga. Semuapun Musnah bersama desiran angin dan kibaran gaunmu, hanya wangi tubuhmu yang masih tertinggal disini, semua pun terasa luruh.

Kau datang seperti ombak Bermuda, yang menghantam geladak Kapalku, dan menkaramkan seluruh karang Harapanku tetapi langit sore masih Jingga.

Pohon Oak yang tegar berdiri itu mulai goyah tertiup angin selatan atau badai gurun aku tak tahu, tapi Lihatlah langit itu masih Jingga!

Ouh yach aku masih ingat ucapanmu…..
“Janji harus ditepati, sumpah jangan pernah di ingkari”
“Menagislah untuk cinta, jangan pernah menagis untuk”
“Sebuah penghianatan, karena dalam cinta hanya ada”
“Kejujuran dan kesetiaan….”

“Janganlah sedih Bidadari, kelak akan ada yang bernyanyi dan bermain-main bersamamu sepanjang hari.
Ia akan mencurahkan cintanya padamu dan membuatmu bahagia.”

Hiduplah sesuka hatimu, sesungguhnya kamu pasti mati.
Cintai siapa saja yang kamu senangi, sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya.
Lakukan apa saja yang kamu kehendaki, sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya.

Mencintai berarti meberikan seluruh hatimu padanya, tanpa harus mengerti mengapa kau melakukannya. Tanpa berharap untuk dibalas dan dipahami…

Hempasan angin tak mampu menjatuhkan sang tetes embun yang bercinta dengan rumput berlaga…
Tamparan angin pun tak mampu putuskan tali layang-layang yang bercinta dengan nirwana…

Ketika sang bumi iri melihat pelangi bercinta dengan bidadari…pantai menangis lirih ketika sisi-sisinya dicumbu abrasi.
Kemana aku akan sembunyi dan berlari, ketika aku patah hati…
Memang aku tak ada tempat bersembunyi, dan aku tak kuat berlari…

Aku cuma berharap kamu kembali dan ajari aku bercinta lagi…
Seperti goresan memori yang ku titip dalam relung sanubari…
Seperti mimpi yang ku lewati malam tadi….
Ajari aku bercinta lagi….

Tapi ingatlah bidadari
“Cinta adalah seekor burung yang indah, ingin ditangkap tapi menolak untuk disakiti”

=Yang Ku Tahu=

Saturday, October 1st, 2005

495867980img_17011_1
Dunia ini “Panggung” Kebohongan Tak Ada Kejujuran Tanpa Kebohongan Dan Tak Yang Akan Berkata Jujur Selain Kebohongan Itu Sendiri.

Anda adalah perahu kokoh yang sanggup menahan beban, terbuat dari kayu terbaik, Dengan layar gagah menentang angin.
Kesejatian anda adalah berlayar mengarungi samudera, menembus badai dan dan menemukan pantai harapan. Sehebat apapun perahu diciptakan, tak ada gunanya bila hanya tertambat di dermaga. Dermaga adalah masa lalu anda. Tinggalkan…..tinggalkan’lah semua sampai tak tersisa sedikitpun dinaluri anda, kenapa anda harus mengingat dan mengenang sebuah penghianatan, sebuah prilaku biadap yang ada dimuka bumi ini.

Tali penambat itu adalah ketakutan dan penyesalan anda. Jangan buang percuma seluruh daya kekuatan yang dianugerahkan pada anda. Jangan biarkan masa lalu menambat anda di situ. Lepaskan diri anda dari ketakutan dan penyesalan.
Dan Jauh kan diri anda dari KEBOHONGAN - PENGKHIANATAN - KEMUNAFIKAN.